Musafir's Blog
Sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat bagi manusia lainnya🌷
Kamis, 27 Mei 2021
Artikel Tentang Pentingnya Toleransi dalam Kehidupan Beragama, Berbangsa dan Bernegara
Selasa, 18 Mei 2021
Musafir's Poetry
"Hawa"
By : musafir
Sedu sedan sedih.. lirih seorang hawa yang merana tak punya cinta
Selamat pagi dunia fana yg sedikitpun tak memberi ibanya padaku musafir yang berkelana
Jalanku hampa nyawaku terhimpit hawa..
Kakiku terbelenggu ranjau arahku menjadi suram..
Oh tuhan.. ku tak ingin menggerutu padamu atas kesusahanku
Namun pada siapa lagi ku mengadu?
Aku hanyalah musafir di tengah tandusnya gurun tak berteman dan tak bertuan
Tinggal hawa setia menemani sambil sesekali menghimpit diri nan berbisik "wahai musafir teruslah berjuang hingga datang ketujuan atau terhenti, mati dan lenyap terhapus badai.."
Minggu, 28 Februari 2021
Puisi tentang peran pentingnya sosok wanita
"Harta Tahta Wanita"
Oleh : Susilawati
Banyak orang berkata wanita adalah racunnya dunia..
Lihatlah wanita dalam agama ialah dia perhiasan terindah dunia..
Banyak orang berkata wanita cukup kasur sumur dan dapur..
Lihatlah wanita dalam negara ialah sebagai tumpuan bangsa yang masyhur nan luhur..
Wanita.. siapa bilang mereka lemah? Siapa bilang mereka tak berkuasa?
Khadijah r.a ialah pengusaha yang sukses pada masanya
R.A. Kartini yaitu pelopor kebangkitan perempuan pribumi
Megawati Soekarno Putri merupakan presiden pertama wanita di Indonesia
Dan ibumu.. adalah wanita gagah yang telah melahirkanmu ke dunia
Wanita sangatlah berharga..
Jangan ragukan setianya,
Jangan ragukan pengorbanannya,
Jangan acuhkan ketiadaannya,
Tak percaya?
Pandanglah sayup mata ibumu disitu akan terlihat begitu berarti wanita dihidupmu
Pandanglah lekuk senyum ibumu akan terlihat betapa indahnya hadir sosok wanita di duniamu
Harta dan tahta berharga ada dalam sosok wanita
Masih tak percaya?
Silahkan hadirkan cinta pada seorang wanita..!
"GMNI Miniatur Indonesia"
"GMNI Itu Miniatur Indonesia"
Minggu, 26 Juli 2020
Dampak Perkembangan Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0
- Meningkatkan kemandirian. Dengan kecanggihan teknologi masyarakat dipermudah dalam melakukan aktivitas secara mandiri dengan bantuan teknologi yang semakin hari semamkin canggih.
- Memunculkan kreatifitas individu dan masyarakat. Dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih masyarakat mempunyai potensi untuk memberdayakan kreatifitasnya, menciptakan peluang baru bagi ekonomi, sosial, maupun pengembangan diri pribadi.
- Menumbuhkan sikap percaya diri pada individu dan berani mengambil resiko. Kebiasaan konsumen yang terlihat dari cara mereka mencari, membayar, menggunakan hingga membuang barang-barang yang dibeli setelah dikonsumsi mendorong para pemasar untuk berani mengambil resiko dalam membuat strategi-strategi dan berinovasi guna menemukan saluran alternative yang lebih efektif untuk menarik konsumen.
- Menumbuhkan sikap kritis, komunikatif dan kaloboratif. Sebagai generasi millennial mampu meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kerja sama tim dalam menghadapi perubahan teknologi.
- Menumbuhkan jiwa peserta didik untuk mampu bersaing menghadapi tantangan baru dan mampu beradaptasi dengan dunia digital.
- Meningkatkan kemampuan generasi bangsa pada kemampuan berkomunikasi dan penguasaan teknologi dan ilmu desain dengan harapan dapat menciptakan lulusan yang kompetetif di era revolusi saat ini dan yang akan mendatang.
- Hilangnya rasa perduli terhadap lingkungan. Data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada antara Juli 2016-Juni 2017 memperlihatkan adanya deforestasi hutan sebesar 497.000 hektar atau sebesar 64,3% dari jumlah hutan di Indonesia. Persoalan lingkungan juga tidak berhenti sampai di situ, Indonesia bahkan dikategorikan masuk ke dalam Negara terkotor keemat di dunia, menurut hasil riset International Earth Science Information Network tahun 2015. Kerusakan alam ini semata-mata tidak hanya terjadi akibat limbah yang dihasilkan dari proses produksi. Di balik itu, terjadi pergeseran paradigm manusia dalam memandang alam. Dalam hal ini, Max Weber menyatakan bahwa sejak modernitas berkembang biak, manusia hanya menggunakan “akal instrumental” yang kemudian memperlakukan alam sebagai sesuatu yang bisa diperalat, dengan hasil yang bisa diarahkan. Akibatnya dunia modern dan kerusakan ekologi cepat bertaut. Manusia seakan lepas dari alam dan hidup pada realitas lain. Keterasingan ini membuat hubungan manusia dengan alam hanya menjadi subjek (yang menguasai) dan objek.
- Hilangnya atau terkikisnya moral bangsa Indonesia. Generasi milenial, generasi yang lahir pada sekitar 1980-2000an, sudah menunjukan gejala degradasi mental. Kebebasaan yang tanpa batas serta hilangnya perilaku etis dimedia sosial merupakan salah satu contoh dari degredasi moral tersebut. Rhenald Kasali menyebut milenial sebagai generasi strawberry, yang digambarkan sebagai generasi yang menarik, namun rapuh karena tidak memiliki mentalitas dan nilai-nilai yang kuat.
- Perilaku yang tidak pernah puas dan kurang bersyukur. Dimulainya era otomatisasi telah membuat produksi semakin berlipatdan memangkas waktu serta biaya yang dikeluarkan. Namun demikian, pada kahirnya segala macam cara dilakukan dan ditemukan , dengan penggunaan serba otomatis membuat penggunaan tenaga manusia berkurang secara signifikan. Akibatnya, terjadi peningkatan jumlah pengangguran.
- Memisahkan antara raga dan jiwa. Dalam artian banyak masyarakat yang memisahkan antara kehidupan dunia dengan ajaran ilmu agama dan etika.
- Gaya hidup masyarakat yang konsumptif. Semakin adanya sistem online untuk mempermudah pekerjaan manusia menjadikan manusia relatif malas karena semua dilakukan serba instan dan terkadang menyepelekan waktu.
- Mendekatkan yang jauh dan menjaukhan yang dekat. Dalam lingkup antar anggota keluarga kurang adanya keterbukaan dan keharmonisan, sibuk berinteraksi dan eksis di dunia maya dengan berbagai media sosial.
- Mudah percaya dengan berita bohong (hoax) akibat mudah menyebarnya dan cepatnya penyebaran informasi. Setiap orang yang memegang smart phone dengan beragamnya aplikasi media sosial di dalamnya sangat mudah untuk mengunggah, menerima dan menyebar luaskan informasi apapun tanpa diketahui kebenarannya.
- Berperilaku kebarat baratan dengan mengikuti trend dan fashion yang sedang viral. Dengan kemudahan dalam mengakses konten-konten apapun yang diinginkan, perilaku tersebut mengakibatkan masyarakat yang individualis dan hedonis karena senanganya berfoya-foya dan tidak suka kritik dan saran dari orang lain mengenai kebebasan dalam mengekspos dirinya sebebas mungkin tanpa memikirkan dampak baik dan buruknya.
- Banyaknya gerakan-gerakan berbasis media sosial dengan mengusung ideologi politik tertentu sehingga rentan terjadinya permusuhan dan perpecahan dengan menyebarkan ujaran kebencian dan saling menjatuhkan.
Puisi Bertema Rindu
By : Susilawati
Riak angin menerpa dedaunan saat hawa dingin mengisi keheningan malam..
Rintih hati anak gadis disepertiga malam sedang bersua pada Tuhan
Betapa rindu hatinya pada seseorang
Terdengar lirih oleh bumi lantun doa yang dipanjatkan
Terdengar oleh langit letupan rindu-rindu yang tak tertahan..
Tak seorangpun tahu pada siapa dia mencinta, bahkan samping kanan kirinya pun tak curiga
Hatinya mencoba tenang tak berkicau membendung kerinduan yang teramat dalam..
Bahkan meluap hingga kepermukaan,
banyak orang yang tak sadar bahwa diri ini sedang kacau
Mencintai dengan bisu aku bisa itu namun merindu dengan kaku aku tak mampu
Aku bendungan rindu menahan derasnya volume kerinduan padamu..
Artikel Tentang Pentingnya Toleransi dalam Kehidupan Beragama, Berbangsa dan Bernegara
https://drive.google.com/file/d/12onq7p787TYGr1hUHLwH0jmuWYw0JSXA/view?usp=drivesdk
-
"H arta Tahta Wanita" Oleh : Susilawati Banyak orang berkata wanita adalah racunnya dunia.. Lihatlah wanita dalam agama ialah di...
-
Bendungan Rindu By : Susilawati Riak angin menerpa dedaunan saat hawa dingin mengisi keheningan malam.. Rintih hati anak gadis disepert...
-
"GMNI Itu Miniatur Indonesia" Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang disingat dengan GMNI adalah sebuah organisasi kaderisasi ...
