Selasa, 18 Mei 2021

Musafir's Poetry

 "Hawa"

By : musafir

Sedu sedan sedih.. lirih seorang hawa yang merana tak punya cinta

Selamat pagi dunia fana yg sedikitpun tak memberi ibanya padaku musafir yang berkelana

Jalanku hampa nyawaku terhimpit hawa..

Kakiku terbelenggu  ranjau arahku menjadi suram..

Oh tuhan.. ku tak ingin menggerutu padamu atas kesusahanku

Namun pada siapa lagi ku mengadu? 

Aku hanyalah musafir di tengah tandusnya gurun tak berteman dan tak bertuan

Tinggal hawa setia menemani sambil sesekali menghimpit diri nan berbisik "wahai musafir teruslah berjuang hingga datang ketujuan atau terhenti, mati dan lenyap terhapus badai.."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Tentang Pentingnya Toleransi dalam Kehidupan Beragama, Berbangsa dan Bernegara

 https://drive.google.com/file/d/12onq7p787TYGr1hUHLwH0jmuWYw0JSXA/view?usp=drivesdk